Dear para pria - atau seorang yang mengaku dirinya pria yang
tau cara menyenangkan hati wanita,
Bundo mau kasih satu surat buat kalian semua, karena Bundo pikir para pria perlu mengingat ini:
Bundo mau kasih satu surat buat kalian semua, karena Bundo pikir para pria perlu mengingat ini:
Wanita bukan mainan, jadi jaga tangan kalian!
Pakai tangan kalian untuk bekerja dan menghidupi mereka,
dalam sebuah keluarga, bukan untuk memukuli mereka.
Jangan pernah belai rambut wanita dengan tangan kalian,
jika kalian hanya ingin sesuatu.
Jangan pernah pukul wanita, hanya jika kalian emosi.
Jangan pernah acak-belai rambut- pegang wajah, raba
tubuh, jika tanpa perasaan apapun.
Wanita bukan objek kalian, bukan samsak, patung manekin,
barbie, sex toys, pemuas ego, dan bukan pengisi waktu luang kalian.
Wanita bukan tembok rumah, jadi jaga mulut kalian.
Bundo tau, secupu atau secemen apapun kalian, kalian
diciptakan dengan mulut yang secara default, berbicara manis kepada wanita.
Berlakulah seperlunya. Jangan berlebihan.
Jangan berjanji jika tak sepenuh hati, atau hanya karena ada
emosi lewat.
Jangan mengembar ngembor masa depan indah, jika tidak ada
rencana kalian untuk membawa wanita itu bersama.
Pakai mulut kalian untuk menyemangati, bukan untuk
menjatuhkannya.
Pakai mulut kalian untuk menyayangi, bukan untuk
mengatai mereka yang tidak seharusnya.
Pakai mulut kalian untuk menyanyikan lagu untuk mereka,
hanya jika kalian pakai otak kalian dan siap dengan semua konsekuensi yang ada.
Ingat ini!
Otak wanita adalah recorder terbaik yang pernah Tuhan ciptakan di dunia ini, dia bisa merekam apapun yang keluar dari mulut kalian.
Berhati-hatilah, kawan.
Otak wanita adalah recorder terbaik yang pernah Tuhan ciptakan di dunia ini, dia bisa merekam apapun yang keluar dari mulut kalian.
Berhati-hatilah, kawan.
Para pria, belajarlah satu hal dari surat ini, walaupun kalian
sudah berbuat salah, ada satu password khusus agar mereka bisa tetap baik-baik saja.
Rendahkanlah hatimu dan minta maaflah.
Walaupun kata Taomingsi, kalo minta maaf berguna, buat apa ada polisi, ya, Bundo pun setuju. Akan pasti ada konsekuensi dari semua tindakan, baik atau buruk. Tapi setidaknya, jadi dewasalah. Kalau memang itu salahmu, akuilah. Minta maaflah. Jikalau wanita itu tidak mau memaafkanmu, itu urusan mereka. Urusanmu hanya sampai kalian meminta maaf dengan tulus. Dengan tulus ya, bukan dengan modus untuk melakukannya kembali.
Kalian pria dengan logika, pakailah sebagaimana harusnya.
Semoga berhasil!
Regards,
Bundo.
Walaupun kata Taomingsi, kalo minta maaf berguna, buat apa ada polisi, ya, Bundo pun setuju. Akan pasti ada konsekuensi dari semua tindakan, baik atau buruk. Tapi setidaknya, jadi dewasalah. Kalau memang itu salahmu, akuilah. Minta maaflah. Jikalau wanita itu tidak mau memaafkanmu, itu urusan mereka. Urusanmu hanya sampai kalian meminta maaf dengan tulus. Dengan tulus ya, bukan dengan modus untuk melakukannya kembali.
Kalian pria dengan logika, pakailah sebagaimana harusnya.
Semoga berhasil!
Regards,
Bundo.